Pertanyaan yang sederhana saja. Sebagian orang
berpendapat bahwa semesta ini tercipta dengan sendirinya. Yaitu big bang
muncul dengan sendirinya oleh proses yang terjadi di dalam dirinya
sendiri. Nah, kalau memang demikian, kenapa big bang tidak pernah
terjadi lagi sejak 13,7 Milyar tahun yang lalu? Dalam kurun waktu yang
luar biasa panjang itu, tak pernah muncul lagi peristiwa big bang kedua,
big bang ketiga dst di kolong langit ini. Mungkin jawabannya adalah
karena tidak ada “syarat” terbentuknya big bang selanjutnya. Apakah
harus ada syarat lagi ketika dikatakan bahwa semua terjadi dengan
sendirinya?
Pada kenyataannya, big bang hanya terjadi sekali
sehingga semesta ini sampailah pada suatu keadaan di mana memunculkan
kehidupan di dalamnya. Semesta ini begitu langgengnya, selama belasan
Milyar tahun tidak terinterupsi atau terganggu oleh sesuatu yang
merusaknya sehingga manusia dapat terbentuk dan berkehidupan di
dalamnya. Dan setelah kehidupan terjadi, kelak semesta akan masuk ke
dalam black hole, sebagai ujung perjalanan realitas yang dapat ditangkap
manusia.
Jadi, perjalanan semesta ini ditilik dari sudut
pandang manusia menjadi sesuatu yang tidak biasa. Punya makna alias
tidak sia-sia. Tidak asal-asalan, tetapi punya tujuan yang teguh
berjangka panjang untuk melahirkan manusia-manusia.
Tetapi lihatlah kemudian, betapa di antara manusia
yang terlahir itu ada yang bertindak asal-asalan dengan menyakiti yang
lainnya secara semena-mena hanya karena ia merasa lebih kuat, lebih
kaya, lebih cerdas?
Apakah mungkin bila skenario umum semesta itu tak memiliki skenario kepada para individu yang telah berbuat sombong itu?
No comments:
Post a Comment